Pertanyaan dijawab dalam 24 jamKirim pertanyaanTinjauan awal
Korea
Cancer
Center
Ajukan tinjauan awalJadwalkan konsultasi
Umum · Selama pengobatan

Apa Itu Neutropenia (Penurunan Leukosit)? Mengapa Berbahaya pada 2026

1 Oktober 2026

Neutropenia (sering disebut penurunan leukosit) adalah kondisi di mana jumlah sel darah putih yang melawan infeksi menurun drastis sementara waktu akibat kemoterapi. Pada kondisi ini, demam 38°C ke atas bisa berbahaya karena infeksi dapat menyebar dengan sangat cepat.

Ringkasan Utama

  • Penurunan jumlah sel darah putih biasanya mulai terjadi sekitar 1 minggu setelah kemoterapi dimulai, mencapai titik terendah pada minggu ke-2, dan pulih sekitar minggu ke-3 (National Cancer Center Korea).
  • Alasan kondisi ini berbahaya adalah karena sel darah putih, khususnya sel yang melawan infeksi, berkurang sehingga infeksi kecil pun bisa memburuk dengan cepat.
  • Jika muncul demam 38°C ke atas atau menggigil hebat, Anda harus segera menghubungi tim medis atau pergi ke unit gawat darurat, baik siang maupun malam (National Cancer Center Korea, National Cancer Institute AS/NCI).
  • Menggigil, batuk atau nyeri tenggorokan, diare, luka atau lapisan putih di mulut, bengkak dan kemerahan di area kateter, serta darah dalam urine atau nyeri saat buang air kecil juga harus diwaspadai sebagai tanda infeksi (NCI).
  • Kebiasaan seperti mencuci tangan, menghindari orang sakit atau tempat ramai, serta memasak daging, ikan, dan telur hingga benar-benar matang dianjurkan untuk mencegah infeksi (NCI).

Apa Sebenarnya Neutropenia Itu?

  • Neutropenia terjadi karena obat kemoterapi tidak hanya memengaruhi sel kanker, tetapi juga sel darah normal yang tumbuh cepat di sumsum tulang, sehingga jumlah sel darah putih yang melindungi tubuh dari bakteri atau jamur menjadi lebih rendah dari normal.
  • Karena obat kemoterapi juga bekerja pada sel normal yang tumbuh cepat, penurunan leukosit sering disebutkan sebagai salah satu efek samping umum bersama mual-muntah, sariawan, kerontokan rambut, dan kelelahan (National Cancer Center Korea).
  • Perjalanannya cukup bisa diprediksi mengikuti siklus pengobatan: mulai menurun pada minggu ke-1, mencapai titik terendah pada minggu ke-2, lalu pulih pada minggu ke-3 (National Cancer Center Korea). Namun bisa berbeda tergantung jenis obat, dosis, dan kondisi masing-masing pasien.

Mengapa Dikatakan Berbahaya?

  • Pada masa jumlah sel darah putih paling rendah, tubuh tidak mampu menahan masuknya bakteri atau virus secara maksimal, sehingga infeksi yang biasanya ringan pun bisa memburuk dalam waktu singkat.
  • Karena itu, jika tubuh menggigil dan demam mencapai 38°C ke atas, pasien dianjurkan segera ke unit gawat darurat, sekaligus memeriksa apakah ada kemerahan atau bengkak di mulut, kulit, saluran kemih, anus, area suntikan, atau tempat pemasangan kateter vena sentral (National Cancer Center Korea).
  • National Cancer Institute (NCI) AS juga menetapkan demam 38°C (100,5°F) ke atas sebagai batas untuk segera menghubungi tim medis, dengan tanda infeksi lain berupa menggigil, batuk atau nyeri tenggorokan, diare, luka atau lapisan putih di mulut, bengkak dan kemerahan di area kateter, serta darah dalam urine atau nyeri saat buang air kecil.

Bagaimana Cara Berhati-hati pada Masa Ini?

  • Langkah 1: Sering cuci tangan, terutama sebelum makan, dengan sabun dan air hangat.
  • Langkah 2: Sebisa mungkin hindari orang yang sedang sakit atau tempat yang ramai.
  • Langkah 3: Masak daging, ikan, dan telur hingga benar-benar matang sebelum dimakan.
  • Langkah 4: Periksa suhu tubuh secara berkala dan catat waktu munculnya gejala, suhu tubuh, serta obat yang diminum.
  • Langkah 5: Jika muncul demam 38°C ke atas, menggigil hebat, atau tanda infeksi yang disebutkan sebelumnya, segera hubungi tim medis yang menangani Anda. Jika tidak dapat dihubungi, segera pergi ke unit gawat darurat (National Cancer Center Korea, NCI).

Tanya Jawab — Apakah Demam Ringan Pun Harus ke Rumah Sakit?

Ya, batasnya adalah 38°C. Jika demam mencapai 38°C ke atas atau disertai menggigil hebat, Anda harus segera menghubungi tim medis atau pergi ke unit gawat darurat, baik siang maupun malam (National Cancer Center Korea, National Cancer Institute AS/NCI). Bahkan jika demam belum tinggi, sebaiknya tetap laporkan bila muncul tanda seperti menggigil, batuk atau nyeri tenggorokan, diare, maupun bengkak dan kemerahan di area kateter.

Tanya Jawab — Berapa Lama Jumlah Sel Darah Putih Pulih Kembali?

Menurut data National Cancer Center Korea, pola umumnya adalah mulai menurun pada minggu ke-1 setelah kemoterapi dimulai, mencapai titik terendah pada minggu ke-2, dan pulih sekitar minggu ke-3. Namun ini adalah perjalanan yang umum terjadi, dan bisa berbeda tergantung jenis obat, dosis, serta kondisi sumsum tulang masing-masing pasien, sehingga angka pasti tetap perlu dikonfirmasi lewat pemeriksaan darah pada setiap siklus pengobatan.

Sumber dan Catatan Penting

  • Artikel ini disusun berdasarkan prinsip pengelolaan efek samping kemoterapi dari National Cancer Center Korea dan National Cancer Institute AS (NCI).
  • Konten ini bertujuan memberikan informasi medis umum, dan metode diagnosis, pengobatan, serta hasilnya dapat berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing pasien. Diagnosis dan pengobatan yang tepat harus selalu diputuskan melalui konsultasi dengan tim medis.

Terima pendapat tertulis

Kirimkan rekam medis Anda; dokter rumah sakit rujukan tersier akan menelaahnya dan dalam 5 hari kerja kami serahkan surat pendapat, 3 pilihan rumah sakit, dan perkiraan biaya.

Ajukan tinjauan awal
Transplantasi Sumsum Tulang (Sel Punca Hematopoietik), Siapa yang Membutuhkannya? (Berdasarkan Data 2026)

Transplantasi sel punca hematopoietik merupakan pilihan pengobatan yang dipertimbangkan untuk leukemia akut risiko tinggi, limfoma yang kambuh atau tidak merespons pengobatan, multiple myeloma, dan sebagian kasus sindrom myelodysplastic — ketika kemoterapi saja dinilai memiliki risiko kekambuhan yang tinggi, dan usia, kondisi umum tubuh, serta fungsi organ pasien mendukung prosedur ini.

Kanker darah · Selama pengobatan1 Oktober 2026
Kanker, Negara Mana yang Paling Baik untuk Pengobatannya? (Per 2026)

Kami tidak memiliki data yang dapat menjawab "negara mana yang paling baik untuk pengobatan kanker di dunia" dalam bentuk peringkat. Namun, Korea adalah negara yang hasil pengobatannya dapat diperiksa melalui statistik registrasi kanker nasional, dan perbandingan hasil ini dapat dilakukan tergantung jenis kankernya.

Umum · Sebelum pengobatan1 Oktober 2026
Negara Mana yang Paling Banyak Kasus Kanker Lambung? — Per 2026

Materi yang tersedia tidak mencakup statistik peringkat angka kejadian atau jumlah pasien kanker lambung per negara, sehingga pertanyaan "negara mana yang paling banyak pasien kanker lambungnya" tidak dapat kami jawab. Namun, Korea memiliki sistem skrining nasional endoskopi lambung dan merupakan negara dengan diagnosis serta operasi kanker lambung yang sangat banyak dilakukan, sehingga statistik hasil pengobatannya dapat kami sampaikan.

Kanker lambung · Sebelum pengobatan1 Oktober 2026
Agar informasi dari situs ini muncul lebih dulu di Google PenelusuranTambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Terima pendapat tertulis

Kirimkan rekam medis Anda; dokter rumah sakit rujukan tersier akan menelaahnya dan dalam 5 hari kerja kami serahkan surat pendapat, 3 pilihan rumah sakit, dan perkiraan biaya.

Ajukan tinjauan awal Panduan

Bicara dengan koordinator

Jika ada yang ingin Anda tanyakan sebelum tinjauan awal, kirim pertanyaan lewat situs ini. Koordinator menjawab dalam 24 jam.

Jadwalkan konsultasi
Kirim pertanyaanAjukan tinjauanJadwalkan konsultasi